PT.Rifan Financindo Yogyakarta

PT.Rifan Financindo Yogyakarta


Penipuan Investasi Via Telegram, Bisakah Saya Polisikan? | PT Rifan Financindo

Posted: 20 Jul 2022 08:23 PM PDT

PT Rifan Financindo   -  Janjian pengusaha suvenir, pria berinisial AD (37) terkait bisnis berujung petaka. AD disekap sekelompok pria di sebuah apartemen di Menteng, Jakarta Pusat yang berpura-pura hendak memesan suvenir kepadanya.

Tidak hanya itu, para pelaku merampok korban. Uang senilai Rp 1,1 miliar di ATM dan kartu kredit dikuras habis oleh para pelaku.

Peristiwa tersebut terjadi dapa Minggu, 3 Juni 2022. Berawal ketika korban berkenalan dengan para pelaku melalui aplikasi chatting.

Empat pelaku kini telah ditangkap polisi. Hasil pemeriksaan, para pelaku mengaku telah menghabiskan uang korban untuk foya-foya.

Korban Dijebak di Sebuah Apartemen

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Gunarto mengatakan para pelaku telah menyusun skenario. Mereka menjebak korban untuk bertemu di sebuah apartemen di Menteng, Jakarta Pusat, seolah-olah akan transaksi.

"Jadi, setelah dilakukan perkenalan, mereka sepakat bertemu. Kebetulan para pelakunya ini melakukan kejahatan ini, dia sudah mempersiapkan sebelumnya, yaitu tempat untuk mengeksekusi para korbannya, tempatnya di apartemen wilayah Menteng, Jakarta Pusat," kata Gunarto dalam jumpa pers di kantornya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (20/7/2022).

Korban Disekap dan Dianiaya

Setiba di apartemen, tidak ada transaksi yang dimaksud. Namun, para pelaku justru menyekap dan menganiaya korban.

"Jadi dilakukan pertemuan pada saat itu, kemudian diajak masuk ke unitnya. Sebelumnya, pelaku ini sudah mempersiapkan dengan teman-temannya tadi itu. Ketika korban masuk ke dalam unit apartemen tersebut, dilakukan penyekapan langsung, ditutup mukanya, dipukulin, bahkan ditodong pakai senjata tajam," kata Gunarto.

Duit Rp 1,1 M Dikuras Para Pelaku

Korban tidak sadarkan diri setelah dianiaya. Setelah itu para pelaku kemudian mengambil ATM, ponsel dan kartu kredit.

"Atas kejadian ini, korban mengalami kerugian. Selama proses dilakukan penyekapan tadi itu, ATM ataupun kartu kredit dari pada korban itu dikuras, kurang lebih Rp 1,1 miliar," katanya.

Empat Pelaku Ditangkap

Pada Senin (4/7), para pelaku lalu membawa korban ke hotel di Jakarta Barat. Setelah itu para pelaku kabur.

Para pelaku ditangkap pada Selasa (5/7). Sementara korban dibawa ke rumah sakit karena menderita sejumlah luka-luka.

Akibat perbuatannya, pelaku disangkakan Pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana 12 tahun penjara.

Pelaku Gunakan Hasil Kejahatan Beli Narkoba-Emas

Dalam pemeriksaan di kantor polisi, para pelaku mengaku telah menghabiskan uang korban dan membagi-baginya. Duit Rp 1,1 miliar milik korban digunakan para pelaku untuk membeli emas hingga narkoba.

"Iya (dibelikan), tentunya narkoba itu yang paling utama bagi mereka kan, yang digunakan untuk membeli narkoba," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Gunaro, saat konferensi pers di kantornya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (20/7).

Pare pelaku juga mempergunakan uang hasil kejahatan untuk membeli barang-barang. Empat pelaku yang ditangkap adalah AL (32), JR (38), ZS (30), dan FO (32).

"Kemudian dari beberapa orang ini juga ada yang beli emas, ada yang beli handphone seperti itu," sambungnya.

Positif Narkoba

Polisi melakukan tes urine terhadap para pelaku. Tiga orang di antaranya positif narkoba.

"Positif (narkoba) dari handphone yang bersangkutan kita juga sudah melihat, kita bisa menyimpulkan mereka ini adalah intens, pengguna yang mungkin sangat aktif," kata Gunarto.

Para pelaku yang positif menggunakan narkoba berinisial JR (38), ZS (30), dan FO (32). Sedangkan AL (37) masih dalam penyelidikan.

Gunarto mengatakan para pelaku tinggal di Kampung Boncos, Palmerah, Jakarta Barat. Di mana wilayah tersebut merupakan tempat peredaran narkoba.

"Kebetulan mereka kenalnya di kampung narkoba, ini menjadi PR kita juga nanti, Pak Wakasat sudah mendalami juga sudah koordinasi juga dengan Satnarkoba Polres, mengirimkan data-data Ini juga ke Satnarkoba Polres, dari hasil penyelidikan kita," katanya.


Smber :  News.detik

 PT Rifan Financindo

Bitcoin cs Masih Bergairah, Krisis Kripto Sudah Berakhir? | PT Rifan Financindo

Posted: 19 Jul 2022 08:39 PM PDT

PT Rifan Financindo   -  CNBC Indonesia - Mayoritas kripto utama kembali bergairah pada perdagangan Rabu (20/7/2022). Pergerakan ini terjadi di tengah ekspektasi baru investor terhadap masa depan ekonomi global dan proses upgrade Ethereum yang telah lama dinanti oleh investor.

Melansir data dari CoinMarketCap pada pukul 09:00 WIB, Bitcoin melonjak 5,2% ke harga US$ 23.270,72/koin atau setara dengan 348.129.971/koin (asumsi kurs Rp 14.960/US$). Sedangkan Ethereum naik 0,55% ke US$ 1.541,63/koin atau Rp 23.062.785/koin.

Sedangkan beberapa koin digital (token) alternatif (alternate coin/altcoin) seperti Cardano terbang 9,05% ke US$ 0,527/koin (Rp 7.884/koin), Solana melesat 3,81% ke US$ 44,94/koin (Rp 672.302/koin), XRP melompat 3,38% ke US$ 0,3729/koin (Rp 5.579/koin), dan Dogecoin terapresiasi 3,19% ke US$ 0,06878/koin (Rp 1.029/koin).

Berikut pergerakan 10 kripto utama pada hari ini.

Kripto

Bitcoin mencoba untuk menembus ke atas kisaran harga US$ 23.000 pada hari ini, setelah beberapa hari bergerak di rentang harga US$ 20.000-US$ 22.000.

Dalam dua hari terakhir, cryptocurrency terbesar berdasarkan kapitalisasi pasarnya tersebut telah melesat lebih dari 12% dan mendorong harga ke titik tertinggi sejak Bitcoin runtuh pada 13 Juni.

Selain Bitcoin, token terbesar kedua dari kapitalisasi pasarnya yakni Ethereum juga terpantau kembali menguat, meski penguatannya cenderung terpangkas.

Positifnya Bitcoin, Ethereum, dan kripto lainnya terjadi di tengah ekspektasi baru investor terhadap masa depan ekonomi global dan proses upgrade Ethereum yang telah lama dinanti oleh investor.

Adapun upgrade Ethereum kali ini disebut sebagai The Merge, yang merupakan transisi dari protokol konsensus proof-of-work (PoW) ke protokol konsensus proof-of-stake (PoS) yang akan digunakan oleh blockchain Ethereum.

Dengan perubahan tersebut, konsumsi energi dari Ethereum akan mengalami penurunan yang signifikan. Bahkan, konsumsi energi Etherum dikatakan akan berkurang hingga 99,95%. Upgrade dari PoW ke PoS juga bertujuan untuk meningkatkan kecepatan, efisiensi, dan skalabilitas jaringan Ethereum.

Intinya, The Merge membuat Ethereum akan lebih ramah lingkungan serta memproses lebih banyak transaksi.

"Selain di pasar saham, investor tampaknya juga telah menemukan titik terendah kripto. Ini seakan kita berada di palung, kemudian kita berhasil keluar dari palung tersebut dan selanjutnya berhasil naik hampir keluar dari perairan," kata Noah Hammond, CEO manajer aset AdvisorShares, mengatakan di program "First Mover" CoinDesk TV.

"Ada momentum positif, yang bagus untuk dilihat oleh pelaku pasar," tambah Hammond.

Meski pelaku pasar pada hari ini cenderung optimis, tetapi beberapa analis tetap memberi rekomendasi kepada investor untuk bersiap menghadapi lebih banyak tren penurunan di masa depan.

″(Meskipun) saya mengakui sentimen buruk dan kita bisa melihat reli besar, saya saat ini lebih peduli untuk melindungi sisi bawah daripada melewatkan sisi atas, secara agregat," tulis analis Wedbush Kevin Merritt dikutip CNBC Internasional Senin (18/7/2022) lalu.

Sementara itu, Chris Senyek dari Wolfe Research mengatakan perdagangan kemungkinan akan tetap sangat fluktuatif, dengan lebih banyak reli pasar bearish, di bulan-bulan mendatang.



Sumber : cnbcindonesia

PT Rifan Financindo

Comments

Popular posts from this blog

PT.Rifan Financindo Yogyakarta