PT.Rifan Financindo Yogyakarta

PT.Rifan Financindo Yogyakarta


Dikaitkan Penahanan Bos Fahrenheit, Apa Sih Robot Trading? | PT Rifan Financindo

Posted: 23 Mar 2022 02:35 AM PDT

PT Rifan Financindo  -  Kasus investasi bodong masih kerap terjadi di Indonesia, kali ini kasusnya datang dari robot trading Fahrenheit. Saat ini, bos Fahrenheit pun sudah ditangkap oleh pihak kepolisian karena melakukan penipuan berkedok investasi robot trading.

Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Auliyansah Lubis mengatakan robot trading Fahrenheit ini dikelola oleh PT FSP Akademi Pro. Perusahaan tersebut dipimpin seorang pria bernama Hendry Susanto (HS).

Sebelumnya, ada 120 korban robot trading asal Bali yang melapor ke kepolisian karena mereka mengalami kerugian mencapai Rp 60 miliar dan konsumen lainnya yang dirugikan mencapai Rp 5 triliun.

Nah, apa sih robot trading itu sampai permasalahannya bisa seperti ini, simak penjelasannya di bawah ini ya.

Dikutip dari catatan detikcom, Rabu (23/2/2022), robot trading ini akan menjalankan transaksi secara otomatis dengan memanfaatkan sinyal pergerakan pasar.

Robot trading sendiri bukan berarti ada sebuah robot yang duduk di depan komputer lalu menjalankan investasi, mereka hanya sebuah sebutan untuk sistem perdagangan algoritmik.

Robot trading ini juga bisa menentukan untuk melakukan tindakan beli atau jual pada titik waktu tertentu, sehingga si investor tidak lagi repot memantau dan memikirkan strategi beli dan jual.


Sumber : finance.detik

PT Rifan Financindo

Bank Mandiri Gandeng Indomart | PT Rifan

Posted: 23 Mar 2022 02:42 AM PDT

PT Rifan  -  Bank Mandiri dan Indomart menjalin kerjasama dalam pengembangan akses pembayaran dengan scan kode QRIS di Super App Livin by Mandiri.




Kerjasama ini untuk memudahkan pembayaran dan mempopulerkan transaksi nontunai di masyarakat. Selengkapnya


Sumber : Finance.detik

PT Rifan 

Minyak Goreng Mahal, Pedagang Pangkas Porsi Dagangan | PT Rifan Financindo

Posted: 23 Mar 2022 03:29 AM PDT

PT Rifan Financindo - Harga minyak goreng kemasan resmi mengikuti harga keekonomian. Setelah pemerintah resmi mencabut kebijakan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng kemasan.

Menanggapi hal tersebut pedagang tahu bulat yang ditemui detikcom di kawasan Cibulan mengungkapkan untuk menyiasati mahalnya harga minyak ini mereka tak lagi menjual dengan harga Rp 500 per buah.

"Karena mahal banget minyaknya, jadi dijual Rp 5.000 buat 8 tahu," kata Sandi saat ditemui detikcom, Jumat (18/3/2022).

Dia mengungkapkan hal ini terpaksa dilakukan untuk mengimbangi harga minyak goreng yang semakin melambung.

Sandi mengharapkan pemerintah bisa mengembalikan harga minyak goreng ke level yang normal.

Namun ada beberapa pedagang yang masih tetap menggunakan harga lama dan porsi yang sama.

Misalnya pedagang ayam goreng tepung, Andi mengungkapkan hal ini karena harga ayam dan tepung masih normal.

"Sekarang masih harga normal, tapi lihat nanti harga tepung atau ayam kalau naik mungkin akan disesuaikan," jelasnya.

Selanjutnya, pedagang otak-otak sampai jamur krispi, Adit mengaku masih tetap mempertahankan harga lama. Dia sangat mengharapkan harga minyak goreng bisa kembali normal.

Pasalnya makanan yang dia jual akan sulit menggunakan minyak curah. Karena akan cepat kotor dan kurang baik untuk kualitas makanan yang dijual.

Sumber : finance.detik

PT Rifan Financindo

HET Dicabut, Harga Minyak Goreng Dikhawatirkan Makin Liar | PT Rifan Financindo

Posted: 23 Mar 2022 03:32 AM PDT

PT Rifan Financindo   -  Yogyakarta - Harga minyak goreng di Kota Jogja melonjak setelah pemerintah memutuskan untuk menghapus harga eceran tertinggi (HET) Rp 14 ribu. Di sejumlah ritel dan pasar, minyak goreng kemasan 2 liter dijual dengan harga hingga Rp 51 ribu.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Jogja Yunianto Dwi Sutono menyampaikan, pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk menentukan banderol minyak goreng kemasan, selepas kebijakan pencabutan HET Rp 14 ribu oleh pemerintah pusat.


Ia khawatir, setelah HET dicabut, harga minyak goreng melonjak drastis, sekaligus memberikan peluang bagi oknum-oknum penimbun minyak goreng melepas komoditasnya.


"Ini membingungkan pedagang, termasuk saya juga. Jadi, khawatirnya kita kan harga jadi liar. Terus, ya, mohon maaf, penimbun-penimbun bisa mengeluarkan barangnya, meski kita yakin di Yogya tidak ada," katanya.


Baca juga:

5 Fakta Mahasiswa di Jogja Jual Teman Wanita Jadi PSK

Berdasarkan temuan Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota Jogja, harga migor di beberapa toko modern, tinggal tersedia minyak goreng kemasan 2 liter, dengan banderol mencapai Rp 48 ribu hingga Rp 51 ribu.


"Harganya mulai naik dari tadi malam, sebelumnya itu kan masih Rp 28 ribu untuk kemasan 2 liter. Di beberapa ritel kita pantau stok kosong, terakhir ada pagi tadi," tandas Anggota Forpi Kota Jogja Baharuddin Kamba, Kamis (17/3/2022).


Forpi juga mendapati temuan yang sama di Pasar Kotagede. Harga minyak goreng juga mengalami lonjakan.


"Di Pasar Kotagede barangnya juga jarang. Kalaupun ada, harganya tinggi, ada yang menjual sampai Rp 20 ribu itu, untuk kemasan yang ukuran 1 liter. Pedagang semua mengeluh, kebingungan soal harga," kata Kamba.


"Karena tidak ada sosialisasi yang mereka dapatkan. Tapi, sekarang dijual berapapun harganya memang tetap ada pembeli. Minyak goreng itu kan kebutuhan pokok bagi masyarakat, harus terpenuhi otomatis," imbuhnya.


Forpi pun mendorong Pemkot Jogja kembali mengawasi distribusi minyak goreng, baik ketersediaan stok, maupun harga. Pemerintah harus sanggup menjamin ketersediaan, dengan banderol yang terjangkau.


"Sekarang kan di pasaran mau jualan berapa terserah, ya. Tapi, kasihan masyarakat lho, situasinya masih pandemi COVID-19, ekonomi sulit, jangan diperberat lah. Maka, pengawasan menjadi sangat penting," tandasnya.



Sumber : detik

PT Rifan Financindo


Comments

Popular posts from this blog

PT.Rifan Financindo Yogyakarta