PT.Rifan Financindo Yogyakarta

PT.Rifan Financindo Yogyakarta


IHSG Hari Ini Menguat, Rebound ke Level 6.748 | PT Rifan Financindo

Posted: 14 Feb 2022 06:12 PM PST

PT Rifan Financindo   -  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berbeda dengan kondisi kemarin. Setelah melemah cukup dalam, pagi ini IHSG menguat 14,47 poin (0,21%) ke level 6.748.

Indeks LQ45 juga naik 2 poin (0,25%) ke level 965. Demikian dikutip dari data RTI, Selasa (15/2/2022). Sementara kurs dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini ada di level Rp 14.300.

Pada pra perdagangan, IHSG sudah menguat 11,87 poin (0,18%) ke level 6.746. IHSG hingga kini berada di level tertingginya pada 6.752 dan terendahnya di 6.727.

Bursa Amerika Serikat ditutup Melemah. Dow Jones ditutup 34,556.57 (-0.52%), NASDAQ ditutup 13,790.92 (-0.00%), S&P 500 ditutup 4,401.67 (-0.38%).

Melansir riset Artha Sekuritas, Wall Street ditutup melemah di awal pekan akibat aksi jual tajam karena rencana Amerika Serikat (AS) untuk menutup kedutaannya yang berada di Kyiv, Ukraina, membuat ketegangan geopolitik mendidih.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy sempat menyebut bahwa serangan Rusia akan terjadi pada hari Rabu mendatang. Data terbaru menunjukkan inflasi AS pada level terpanas dalam beberapa dekade, meningkatkan kekhawatiran bahwa Fed dapat mulai menaikkan suku bunga utama lebih agresif daripada yang diantisipasi banyak orang.

Berikut pergerakan bursa Asia pagi ini:

Indeks Nikkei turun 96 di level 26.983
Indeks Hang Seng melemah 22 poin ke 24.534
Indeks Shanghai naik 11 poin ke level 3.440
Indeks Strait Times melemah 1 poin ke 3.419
Itulah data IHSG hari ini.


Sumber : finance.detik

PT Rifan Financindo

Kedelai Impor Ancam Harga Tahu dan Tempe Naik, Produk Lokal Kenapa? | PT Rifan financindo

Posted: 13 Feb 2022 10:00 PM PST

 PT  Rifan financindo  -   Perajin bakal menaikkan harga tahu dan tempe dalam waktu dekat. Harga tahu dan tempe bakal naik karena kenaikan harga kedelai impor.

Produksi tahu dan tempe di Indonesia memang bergantung pada kedelai impor. Menurut Ketua Umum Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu (Gakoptindo) Aip Syarifuddin 90% kebutuhan kedelai untuk produksi tempe dan tahu dipenuhi dari kedelai impor, maka jangan heran bila harga kedelai melonjak, harga tempe dan tahu ikutan naik.

"Dari 3 juta ton per tahun kebutuhan kedelai untuk tahu dan tempe, 90% itu impor. Produk lokal 300-400 ribu ton per tahun. Makanya harga kami ikuti global, jadi ya kalau dia mahal ya kami mahal," ungkap Aip kepada detikcom, Senin (14/2/2022).


Sampai saat ini pun kenaikan harga kedelai masih terus terjadi, Aip memaparkan harga kedelai bagi perajin berada di rentang Rp 11.000-12.000 per kilogram (kg). Padahal harga kedelai pernah berada di rentang harga Rp 5.000-10.000 kg.

Semua tergantung letak daerah, makin jauh dari pelabuhan atau gudang maka harga kedelai bakal dipatok lebih mahal. Di Jakarta saja harga kedelai sudah menyentuh Rp 11.500 per kg.

Yang membuat Aip dan kawan-kawannya pusing lagi adalah kenaikan harga terjadi dalam hitungan hari. Setiap hari ada saja kenaikan harga, mulai dari rentang Rp 50-200 per kg.

"Sekarang harga kedelai naik terus setiap hari oleh importir. Rata-rata naik Rp 100, kadang Rp 50, kadang Rp 200 tergantung harga kedelai global di Amerika dan Brasil," kata Aip.



Sumber : Finance.detik

 PT  Rifan financindo

Comments

Popular posts from this blog

PT.Rifan Financindo Yogyakarta