PT.Rifan Financindo Yogyakarta
PT.Rifan Financindo Yogyakarta |
- Pantas Numpuk di Bank, Ternyata Pemda Boleh Depositokan Uangnya di Bank | PT Rifan Financindo
- Era Kehancuran Bitcoin, Benarkah Akan Tiba | PT Rifan Financindo
- Harga Emas Mulai Naik, Ini Pengaruhnya ke Keuangan Antam | PT Rifan Financindo
| Pantas Numpuk di Bank, Ternyata Pemda Boleh Depositokan Uangnya di Bank | PT Rifan Financindo Posted: 17 Sep 2021 01:22 AM PDT PT Rifan Financindo - Anggaran pemerintah daerah (pemda) banyak menumpuk di perbankan hingga ratusan triliun. Beberapa kali Presiden Joko Widodo (Jokowi) pernah menunjukkan kekesalannya terkait hal tersebut. Ternyata memang ada kebijakan yang memperbolehkan pemda untuk menempatkan dananya di perbankan, seperti deposito. Bahkan pemda boleh investasikan sisa uangnya. Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Mochamad Ardian mengakui di Kemendagri ada kebijakan manajemen kas. Pemda diperbolehkan menempatkan dananya di deposito perbankan dalam rangka manajemen kas. "Artinya kita memforcasting saat ini saya punya uang Rp 50 triliun, akan saya belanjakan 2 bulan ke depan. Maka menunggu uang ini dikeluarkan, kami atau pemda boleh memindahkan uang ini ke deposito atau giro, tapi tadi dalam rangka manajemen kas. Pada saat pemda butuh, bahkan hari ini butuh langsung kontak, kembalikan uangnya, hari ini kami bayar. Itu bisa," terangnya dalam acara diskusi virtual, Kamis (16/9/2021). Ardian menegaskan, penempatan uang di deposito bank itu boleh dilakukan pemda dalam rangka manajemen kas. Tujuannya agar ketika keuangan pemda dalam kondisi yang tidak pasti, mereka masih bisa melakukan pembiayaan untuk pengeluaran rutinnya, seperti belanja pegawai. Dia mencontohkan seperti kondisi pandemi saat ini, banyak pendapatan asli daerah (PAD) yang menurun drastis. Hanya 3 3 retribusi yang mengalami kenaikan, yakni retribusi pelayanan kesehatan, retribusi pelayanan pemakaman dan retribusi pengendalian menara telekomunikasi. Selain dari 3 retribusi itu mengalami penurunan. Tak hanya itu dana transfer daerah dari pusat juga mengalami penurunan karena adanya kebijakan refocusing yang dilakukan pemerintah pusat. Bahkan bagi pemda yang tidak membuat APBD sesuai mandatory spending DAU-nya ditunda. Bagi pemda yang sedang mengalami kesulitan keuangan seperti itu, membuat mereka harus memutar otak agar tetap bisa melakukan pengeluaran wajibnya. Seperti membayar belanja pegawai, kebutuhan listrik, air telepon, pelayanan publik dan lain sebagainya. Nah kondisi itulah yang diperbolehkan pemda untuk melakukan deposito uangnya dalam rangka manajemen kas. Sumber: finance.detik PT Rifan Financindo |
| Era Kehancuran Bitcoin, Benarkah Akan Tiba | PT Rifan Financindo Posted: 17 Sep 2021 01:22 AM PDT PT Rifan Financindo - Tidak semua orang yakin akan masa depan uang kripto, baik bitcoin ataupun yang lain. Sejumlah pakar justru berpendapat kalau bitcoin cs mungkin saja akan kehilangan nilainya suatu saat nanti. Salah satunya adalah Gubernur Bank Sentral Swedia Riksbank. Dia meragukan bahwa mata uang kripto paling diminati itu akan bertahan nilainya di masa depan. Stefan Ingves selaku Gubernur Riksbank meragukan nilai Bitcoin akan terus stabil jika tidak didukung secara luas oleh pemerintah. "Uang privat itu biasanya kolaps cepat atau lambat," katanya dikutip dari Market Watch. Ia juga memprediksi regulasi pada mata uang kripto seperti Bitcoin dan Ether bakal makin ketat seiring naiknya popularitasnya. Pernyataan yang meragukan masa depan Bitcoin juga datang dari Gubernur Bank of Mexico, Alejandro Diaz de Leon. Menurut dia, Bitcoin lebih baik ditujukan sebagai alat untuk barter ketimbang pembayaran karena nilainya kerap naik turun secara drastis. "Kami yakin mata uang ini lebih untuk barter, menukar barang dengan barang, tidak benar-benar uang untuk ditukar dengan barang," katanya. Selain itu ada juga salah satu orang terkaya di Amerika Serikat ini yang mengatakan kalau mata uang kripto seperti bitcoin cs nantinya akan bernilai nol alias tidak ada harganya. Prediksi itu dituturkan oleh seorang manajer investasi dengan kekayaan USD 4 miliar (menurut Forbes), John Paulson. "Mata uang kripto, dengan mengesampingkan perdagangannya pada saat ini, pada akhirnya akan terbukti tidak berharga," kata Paulson kepada Bloomberg. Sebelumnya sosok itu dulu juga akurat dalam memproyeksi rontoknya harga rumah di Negeri Paman Sam pada tahun 2008. Karenanya sebagai seorang manajer investasi, ia tidak menyarankan orang-orang untuk berinvestasi pada mata uang kripto. "Sekali kemewahannya memudar atau likuiditasnya 'menjadi kering', maka akan menjadi nol (nilainya). Saya tidak akan merekomendasikan siapa pun untuk berinvestasi di mata uang kripto," imbuh dia. Sumber : finance.detik PT Rifan Financindo |
| Harga Emas Mulai Naik, Ini Pengaruhnya ke Keuangan Antam | PT Rifan Financindo Posted: 17 Sep 2021 01:26 AM PDT PT Rifan Financindo - Harga emas Antam berangsur naik dalam beberapa hari ini. Kenaikan harga emas dunia juga Antam dinilai akan berpengaruh signifikan pada laba perseroan. Analis Pasar dari ESANDAR Arthamas Lukman Haqeem mengatakan, laba kotor PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) triwulan pertama yang tumbuh 189% (yoy) sudah diprediksi. Tumbuhnya laba didorong "Kenaikan laba yang sangat masif tersebut tidak mengejutkan apabila berkaca pada kenaikan tren investasi emas. Harga emas yang relatif stabil dan cenderung naik, emas menjadi pilihan masyarakat luas dalam menyikapi kondisi ekonomi yang tidak menentu," kata Lukman Hqeem, dalam keterangannya, Rabu (15/9/2021). Dia melanjutkan, tren memilih investasi emas juga naik selama pandemi berlangsung. Pasalnya, dampak krisis ekonomi global diperparah dengan pandemi membuat masyarakat was-was dengan asetnya. Untuk melakukan lindung nilai, tak heran pilihannya adalah mengakumulasi pembelian fisik emas. "Ke depan, dengan tren harga emas dunia yang masih diyakini akan naik setidaknya pada harga $1900 per troy ons pada akhir tahun ini atau di semester pertama 2022, potensi pendapatan Antam masih akan sangat positif. Saham Antam masih akan menjadi tujuan investasi menarik bagi investor baik untuk tujuan jangka pendek dan jangka panjang," jelasnya. Disisi lain, potensi kenaikan harga logam dunia juga bisa menjadi pertimbangan bahwa produk-produk Antam akan semakin besar kontribusinya bagi pendapatan perusahaan. Ditambah dengan vaksinasi yang sudah banyak dilakukan, hal ini mulai terlihat menggerakkan perekonomian global. "Sebagian industri sudah mulai beroperasional, ini berarti akan ada potensi peningkatan permintaan bahan baku termasuk sejumlah logam yang selama ini menjadi produk Antam. Oleh sebab itu, potensi pendapatan perusahaan di Semester kedua dan kwartal ketiga atau empat, masih sangat positif," paparnya. Seperti diketahui beberapa waktu lalu saat public expose pada 9 September 2021, ANTM melaporkan adanya lonjakan kinerja keuangan ANTM yang solid, tercermin dari capaian Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) pada kuartal satu tahun ini sebesar Rp 1,24 triliun. Angka ini meningkat signifikan dibandingkan capaian EBITDA pada Triwulan Pertama Tahun 2020 (sebesar Rp34,13 miliar atau tumbuh 36 kali. Pertumbuhan EBITDA yang positif terutama didukung oleh kinerja operasi dan penjualan komoditas utama ANTM yang solid serta peningkatan efisiensi biaya, sehingga tercapai biaya tunai operasi ANTM yang optimal. "Sementara itu capaian laba usaha Perusahaan pada kuartal satu 2021 tercatat sebesar Rp 793,89 miliar, melonjak 477% dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 137,54 miliar. Faktor pendukung tercapainya peningkatan ini adalah pertumbuhan tingkat penjualan serta pengelolaan biaya beban pokok penjualan dan usaha yang optimal. Pertumbuhan positif laba kotor dan laba usaha mendukung capaian laba tahun berjalan kuartal pertama Antam sebesar Rp630,38 miliar, naik dari rugi tahun sebelumnya sebesar Rp 281,84 miliar," kata sekretaris perusahaan Antam, Yulan Kustiyan. Sumber: Finance.detik PT Rifan Financindo |
| You are subscribed to email updates from PT.Rifan Financindo Yogyakarta. To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google, 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States | |
Comments
Post a Comment