PT.Rifan Financindo Yogyakarta
PT.Rifan Financindo Yogyakarta |
| Dukung Palestina, Buruh Jabar: Bawa Israel ke Pengadilan Internasional | PT Rifan Financindo Posted: 17 May 2021 11:05 PM PDT PT Rifan Financindo - Ratusan buruh yang berasal dari berbagai serikat pekerja di Jawa Barat melakukan aksi solidaritas di depan Gedung Sate, Kota Bandung. Mereka menggelar aksi dukungan untuk Palestina yang kini tengah digempur agresi Israel sejak sepekan yang lalu. Pantauan detikcom, buruh yang berunjuk rasa datang dengan mengenakan atribut bercirikan negara Palestina. Pihak kepolisian melakukan rekayasa lalu lintas di depan Gedung Sate agar tak terjadi penumpukan antrean kendaraan. "Hari ini gabungan serikat-serikat buruh Jawa Barat hari ini aksi bukan tentang perburuhan, tetapi hari ini kita melakukan aksi adalah memberikan dukungan kepada rakyat Palestina yang beberapa hari ke belakang diserang oleh Israel dan beberapa warga negara sipil anak-anak kemudian perempuan meninggal dunia," ujar koordinator aksi buruh Ajat di sela aksi. Ajat mengatakan, buruh pun mengecam serangan dan kekerasan yang dilakukan Israel terhadap warga sipil Palestina. Dilansir Aljazeera (18/5), korban jiwa yang tewas telah mencapai 212 jiwa. 61 korban di antaranya adalah anak-anak. "Dan kita mengecam serangan yang dilakukan oleh Israel kepada Palestina maka kaum buruh hari ini menyuarakan dukungan kepada rakyat Palestina dan meminta pemerintah Indonesia melalui Presiden Republik Indonesia untuk mendesak PBB segera mengambil sikap tindakan yang tegas dan membawa Israel ke pengadilan internasional karena ini pelanggaran HAM yang berat dan pelanggaran perang karena di mana dalam pelanggaran perang itu tidak boleh membunuh warga sipil dan tidak boleh membunuh anak-anak, tapi faktanya hak puluhan anak-anak meninggal dunia," kata Ajat. Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum turut mengecam Israel bersama buruh. Menurut Uu, penjajahan tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan yang tercantum dalam UUD 1945. "Kita sebagai Umat Islam, di Palestina mayoritas Islam. Wajar bila ada satu Umat yang tersakiti, kita juga turut merasakan kesakitannya," kata Uu di atas mobil komando buruh. Terlepas dari isu agama pun, kata Uu, sebagai sesama umat manusia seharusnya warga dunia pun harus bergerak untuk menghentikan pelanggaran HAM. "Harus kita bela, karena kita umat yang ada di dunia, di Indonesia. PBB harus bersikap dan bertindak adil," ujarnya. Sumber: news.detik PT Rifan Financindo |
| Jokowi Minta KPK-BKN-MenPAN Susun Skenario 'Selamatkan' 75 Pegawai KPK | PT Rifan Financindo Posted: 17 May 2021 11:01 PM PDT PT Rifan Financindo - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pimpinan KPK, MenPAN-RB Tjahjo Kumolo, dan Kepala BKN Bima Haria Wibisana merancang aturan tindak lanjut bagi 75 pegawai KPK yang dinyatakan tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) dalam proses alih status ASN. Aturan tindak lanjut itu, kata Jokowi, harus sesuai dengan prinsip-prinsip yang berlaku. "Saya minta kepada para pihak yang terkait khususnya pimpinan KPK, Menteri PAN-RB dan juga Kepala BKN untuk merancang tindak lanjut bagi 75 pegawai KPK yang dinyatakan tidak lulus tes dengan prinsip-prinsip sebagaimana yang saya sampaikan tadi," kata Jokowi dalam video yang ditayangkan di akun YouTube Sekretariat Presiden, Senin (17/5/2021). Prinsip yang dimaksud Jokowi itu salah satunya terkait putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Bagi Jokowi, peralihan status pegawai KPK menjadi ASN tak boleh merugikan hak pegawai. "Saya sependapat dengan pertimbangan Mahkamah Konstitusi dalam putusan pengujian UU Nomor 19 tahun 2019 tentang perubahan kedua UU KPK yang menyatakan bahwa proses pengalihan status pegawai KPK menjadi ASN tidak boleh merugikan hak pegawai KPK untuk diangkat menjadi ASN," ujar Jokowi. Selain itu, Jokowi berpendapat hasil tes wawasan kebangsaan tidak seharusnya menjadi dasar pemberhentian. Hasil tes, kata Jokowi, hendaknya menjadi masukan bagi penguatan KPK. "Hasil tes wawasan kebangsaan terhadap pegawai KPK hendaknya menjadi masukan untuk langkah-langkah perbaikan KPK baik terhadap individu-individu maupun institusi KPK. Dan tidak serta merta dijadikan dasar untuk memberhentikan 75 pegawai KPK yang dinyatakan tidak lolos tes," tutur Jokowi. Jika masih ada kekurangan, Jokowi meminta ada peluang untuk perbaikan. Salah satunya melalui pendidikan kedinasan bagi para pegawai KPK tersebut. "Kalau dianggap ada kekurangan, saya berpendapat masih ada peluang untuk memperbaiki melalui pendidikan kedinasan tentang wawasan kebangsaan dan perlu segera dilakukan langkah-langkah perbaikan pada level individual maupun organisasi," imbuh dia. PT Rifan Financindo |
| You are subscribed to email updates from PT.Rifan Financindo Yogyakarta. To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google, 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States | |
Comments
Post a Comment