PT.Rifan Financindo Yogyakarta
PT.Rifan Financindo Yogyakarta |
| Larang RI & 19 Negara Berkunjung, Ini Pernyataan Arab Saudi | PT Rifan Posted: 04 Feb 2021 02:32 PM PST PT Rifan - Kabar terbaru, Arab Saudi melarang 19 negara termasuk Indonesia masuk ke negaranya. Berikut pernyataan resmi dari pihak Arab Saudi. Arab Saudi di bawah kepemimpinan Raja Salman Bin Abdulaziz Al Saud pada Selasa (2/2) melarang warga negara (WN) dari 20 negara untuk masuk ke wilayah Arab Saudi untuk menghadang penyebaran virus Corona. Dilansir detikTravel dari CNBC Indonesia, Jumat (5/2/2021), larangan ini berlaku sejak hari Rabu (3/2). Dilansir Arab News, Indonesia masuk dalam daftar larangan ini. Selain itu beberapa negara Eropa, Amerika Latin, Afrika Selatan, Amerika Serikat, dan Jepang juga ada dalam daftar larangan itu. Larangan itu juga berlaku untuk pelancong yang transit melalui salah satu dari 20 negara itu dalam 14 hari sebelum kunjungan ke Arab Saudi. Berikut isi lengkap pernyataan resmi Arab Saudi melarang 20 warga negara asing untuk masuk ke wilayahnya :Kepada : Seluruh Maskapai Yang beroperasi di seluruh wilayah Saudi Arabia Instruksi : 1. Untuk sementara melarang masuknya penumpang ke kerajaan dari (Argentina, Uni Emirat Arab (UEA), Jerman, Amerika Serikat (AS), Indonesia, Irlandia, Italia, Pakistan, Brazil, Portugal, Inggris, Turki, Afrika Selatan, Sweden, Swiss, Prancis, Lebanon, Mesir, India, Jepang) dan ini termasuk untuk pelancong yang transit melalui salah satu dari 20 negara itu dalam 14 hari sebelum kunjungan ke Arab Saudi. Pengecualian untuk warga Saudi, diplomat, staf medis, dan keluarganya. 2. Warga Saudi, diplomat, staf medis, dan keluarganya, yang datang melewati 20 negara itu dalam 14 hari sebelumnya harus mengadakan karantina selama 14 hari didalam wilayah Saudi. 3. Pencegahan medis atas penyebaran virus COVID-19 yang berlaku akan tetap diberlakukan, dalam hal ini hasil PCR negative sebelum berkunjung ke Arab Saudi. 4. Peraturan ini efektif dari jam 21.00 hari Rabu, 3 Februari 2021. Tindakan baru itu dilakukan di tengah lonjakan global dalam kasus COVID-19 terkait dengan variasi dalam virus corona itu sendiri yang pertama kali terdeteksi di Inggris, Afrika Selatan, dan Brasil. Selain itu kekhawatiran mulai muncul bahwa vaksin yang diluncurkan di seluruh dunia mungkin kurang efektif melawannya. Pejabat kesehatan di Kerajaan memperingatkan minggu ini bahwa tindakan yang lebih ketat akan diperlukan untuk mengekang penyebaran virus jika masyarakat terus mencemooh peraturan tentang jarak sosial dan larangan pertemuan. Sumber: Travel.detik PT Rifan | |
| Koin Kuno dari Dinasti Song Ditemukan di Banyuwangi | PT Rifan Financindo Posted: 04 Feb 2021 04:46 AM PST PT Rifan Financindo - Ribuan keping koin kuno ditemukan tukang gali di Desa Tamansuruh, Glagah, Banyuwangi. Benda seberat kurang lebih 36,5 kilogram itu ditemukan saat tukang gali membuat area parkir di sebuah restoran di Banyuwangi. Penemuan alat transaksi jual beli jaman dulu atau yang biasa disebut uang gobog tersebut berawal dari adanya renovasi pembangunan areal parkir Warung Kemarang, pada Selasa (2/2) sekitar pukul 10.00 Wib. "Saat itu beberapa bagian tanah sekitar satu meter diturunkan sehingga jalannya datar agar perkiraannya mudah. Ketika melakukan penggalian tukang gali menemukan uang logam lama," ujar Pemilik Warung Kemarang Wowok Meriyanto, Kamis (4/2/2021). Benda itu ditemukan saat meratakan tanah. Pekerja bangunan tak sengaja menemukan bongkahan benda yang dikira batu. Namun saat digali lebih dalam ternyata ada koin kuno yang jumlahnya diperkirakan mencapai ribuan.
Temuan itu kemudian dilaporkan ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi. Selanjutnya, Tim Ahli Purbakala datang kesini dan membawa alat metal detector yang bisa melihat sekitarnya. "Temuan galian itu ditemukan dua tahap penemuan. Pertama ditemukan oleh para pekerja yang masih dalam bentuk bongkahan seberat 35 kilogram. Kemudian setelah Tim Ahli Purbakala datang kesini dan membawa alat metal detector yang bisa melihat sekitarnya. Akhirnya ditemukan kembali, namun tidak banyak. Total sekitar Total 36,5 kilogram saat ditimbang," ungkap Wowok. Dia melanjutkan, koin-koin yang ditemukan bentuknya tipis dan berlubang di bagian tengah. Kini uang gobog tersebut masih diamankan. Pihaknya berencana akan menjadikan koin kuno itu histori Warung Kemarang. "Tetapi seandainya dari dinas pariwisata atau pemerintah ingin membuat museum koin kuno, kalau memang itu dari pemerintah akan kami berikan. Yang jelas kami tidak akan menjual kepada siapapun yang mau membeli," tandas Wowok. Sumber: markt.bisnis PT Rifan Financindo |
| You are subscribed to email updates from PT.Rifan Financindo Yogyakarta. To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google, 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States | |

Comments
Post a Comment