PT.Rifan Financindo Yogyakarta

PT.Rifan Financindo Yogyakarta


Harga Emas Berpotensi ke US$2.100, Kinerja Pialang Ikut Terkerek | PT Rifan Financindo

Posted: 28 Aug 2020 01:59 AM PDT

PT Rifan Financindo  -   Pialang berjangka, PT Solid Gold Berjangka, optimistis harga emas bertahan di level tingginya hingga akhir tahun ini sehingga dapat membantu pihaknya mencetak volume transaksi yang lebih moncer pada tahun ini.

Direktur Solid Gold Berjangka Dikki Soetopo mengatakan bahwa tren harga emas diyakini akan tetap stabil di atas level US$1.900 per troy ounce hingga akhir tahun seiring dengan ketidakpastian ekonomi global dan ancaman resesi yang meluas ke banyak negara.

Hal itu pun sejalan dengan keyakinan para analis global yang memprediksi harga emas berpotensi kembali menembus rekor tertinggi di kisaran US$2.100 per troy ounce pada akhir 2020.

Dia menjelaskan tren kenaikan harga emas itu telah membantu peningkatan transaksi produk loco gold hingga naik 30 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Kenaikan itu bahkan tetap terjadi kendati pandemi Covid-19 masih membayangi pasar dan telah menekan daya beli masyarakat Indonesia secara keseluruhan.

"Lonjakan harga emas turut mengedukasi masyarakat bahwa ada alternatif investasi logam mulai dalam bentuk kontrak berjangka yang berpeluang lebih menguntungkan dengan syarat manajemen risiko yang terjaga," ujar Dikki saat Media Gathering Solid Gold Berjangka, Rabu (26/8/2020).

Apalagi, peluang investasi emas menjadi sangat menarik seiring dengan sifat emas sebagai aset investasi aman, yaitu memiliki nilai yang stabil di tengah ketidakpastian ekonomi yang diakibatkan berbagai faktor.

Berdasarkan data Solid Gold Berjangka cabang Jakarta, sepanjang tujuh bulan pertama 2020, volume transaksi berhasil naik 30 persen secara year on year (yoy) menjadi sebesar 60.797 lot. Hal itu membuat Solid Gold Berjangka terus berada di jajaran 10 besar pialang berjangka dengan transaksi terbesar di Bursa Berjangka Jakarta.

Selain itu, gejolak harga emas itu juga membantu Solid Gold Berjangka menambah nasabah baru sebanyak 247 nasabah hingga Juli 2020.

"Oleh karena itu, kami tetap optimis bahwa target volume transaksi sebesar 100 ribu lot dan 600 nasabah baru akan tetap terkejar meski dalam kondisi pandemi sekarang," papar Dikki.

Untuk diketahui, pada perdagangan Rabu (26/8/2020) hingga pukul 14.03 WIB harga emas di pasar spot bergerak melemah 0,57 persen ke level US$1.917,25 per troy ounce.

Sementara itu, harga emas berjangka untuk kontrak Desember 2020 di bursa Comex bergerak menguat 0,12 persen ke level US$1.925,4 per troy ounce.

Adapun, pada awal Agustus 2020 harga emas sempat menyentuh rekor tertingginya sepanjang sejarah di kisaran level US$2.063,45 per troy ounce. Sepanjang tahun berjalan 2020, harga telah bergerak naik hingga 26,95 persen.


Sumber: market.bisnis

PT Rifan Financindo

Hati-Hati! Bappebti Blokir 107 Situs Perdagangan Berjangka Ilegal | PT Rifan Financindo

Posted: 28 Aug 2020 01:58 AM PDT

Ilustrasi investasi - Istimewa


PT Rifan Financindo  -   Kementerian Perdagangan melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi atau Bappebti kembali memblokir 107 situs perdagangan berjangka yang tidak memiliki perizinan di bidang perdagangan berjangka komoditi.

Kepala Bappebti Sidharta Utama mengatakan bahwa dengan pemblokiran tersebut, dengan demikian, total domain yang diblokir oleh pihaknya hingga bulan Juli 2020 sebanyak 692 situs.

Dia menjelaskan, seluruh pihak yang melakukan kegiatan perdagangan berjangka di wilayah Indonesia wajib memiliki perizinan dari Bappebti dan patuh pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ketentuan itu juga berlaku bagi perusahaan yang sudah teregulasi oleh regulator luar negeri.


"Bappebti akan melakukan pemblokiran secara rutin agar situs-situs broker luar negeri tidak dapat diakses masyarakat Indonesia. Pemblokiran juga dilakukan untuk melindungi dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat dan pelaku usaha di bidang perdagangan berjangka," ujar Sidharta seperti dikutip dari keterangan resminya, Kamis (27/8/2020).

Adapun, pemblokiran itu dilakukan melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Selain itu, Kepala Biro Peraturan Perundang-undangan dan Penindakan Bappebti M. Syist mengatakan bahwa saat ini masih marak penawaran investasi ilegal di bidang perdagangan berjangka komoditi, terutama dari entitas yang mengaku teregulasi dari regulator luar negeri tetapi tidak memiliki izin usaha dari Bappebti.


Dia juga mengimbau agar masyarakat tidak mudah percaya dengan penawaran investasi-investasi yang menjanjikan keuntungan tinggi tanpa memiliki risiko. Perdagangan berjangka dapat memberikan keuntungan yang tinggi, tetapi juga dapat mengakibatkan kerugian yang tinggi (high risk high return).

Tidak hanya itu, dia juga mengatakan bahwa agar masyarakat tidak mudah tergiur dengan iming-iming pendapatan tetap maupun pembagian keuntungan dalam investasi perdagangan berjangka komoditi.

"Apabila ada penawaran perdagangan berjangka yang dibumbui dengan iming-iming akan mendapatkan bonus atau komisi jika berhasil merekrut anggota baru sebagai downline, dapat dipastikan bahwa modus tersebut berujung dengan penipuan," ujar Syst.


Bagi masyarakat yang ingin melakukan investasi, dapat mempelajari profil dan legalitas perusahaan. Salah satunya dengan mengakses situs web https://www.bappebti.go.id untuk mengetahui daftar perusahaan pialang yang memiliki izin dari Bappebti.

Sementara itu, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan bahwa Bappebti secara rutin melakukan pengawasan dan pengamatan terhadap kegiatan usaha yang dilakukan entitas-entitas yang bergerak di bidang perdagangan berjangka komoditi tanpa memiliki perizinan dari Bappebti.

"Hal ini penting dilakukan untuk mencegah potensi kerugian masyarakat dari pelanggaran terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang perdagangan berjangka komoditi," ujar Agus.

Comments

Popular posts from this blog

PT.Rifan Financindo Yogyakarta